Cinta Tanah Air

Anak jaman sekarang pasti sudah pada tahu apa itu cinta. Ketika kita mencintai seseorang pasti kita akan berusaha untuk menjaga, merawat, memberikan yang terbaik dan tidak merusak moral orang yang kita cinta. Hanya saja, cinta yang harus dimiliki oleh setiap orang bukanlah cinta pada lawan jenis saja, namun juga harus menumbuhkan rasa cinta pada tanah air Indonesia.

Kenapa kita harus mencintai tanah air Indonesia? Karena kita lahir, tumbuh, berkembang, belajar, bekerja, dan menjalani kehidupan juga di Indonesia. Lalu apa itu cinta tanah air? Cinta tanah air dapat didefinisikan sebagai timbulnya rasa kebanggaan dalam diri masyarakat terhadap negaranya.

Seperti yang kita ketahui, pada saat ini rasa cinta tanah air yang dimiliki para generasi muda di Indonesia mulai menurun. Padahal generasi muda adalah salah satu faktor pendorong bagi perubahan sejarah bangsa supaya negara Indonesia bisa menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Hal tersebut disebabkan oleh berbagai aspek dan aspek ini saling berkaitan. Kurangnya pendidikan mengenai cinta tanah air berpengaruh pada lunturnya rasa cinta tanah air. Hal ini juga dipengaruhi oleh berbagai pihak. Yang pertama adalah dari pihak pemuda itu sendiri. Mereka lebih suka untuk mempelajari budaya yang sedang mendunia atau budaya-budaya barat dibandingkan dengan budaya Indonesia.

Yang kedua dari pihak keluarga juga berpengaruh terhadap lunturnya rasa cinta tanah air. Keluarga sangat berpengaruh besar terhadap perkembangan sikap dan mental anak. Keluarga memiliki peran yang besar dalam pembentukkan kepribadian seorang anak. Penanaman rasa cinta sejak dini sangat efektif untuk meningkatkan rasa cinta kita terhadap tanah air.

Untuk mengatasi hal tersebut, diperlukan adanya pemupukan rasa cinta tanah air bagi generasi muda melalui perantara pendidikan. Pendidikan ini tidak harus terpaku pada pendidikan formal seperti sekolah, akan tetapi bisa juga dilakukan di luar sekolah dengan bantuan orang tua, teman-teman, bahkan tetangga.Selain itu, lunturnya rasa cinta tanah air juga dipengaruhi oleh arus globalisasi. Globalisasi ini menyebabkan mudahnya kebudayaan serta produk-produk luar negeri masuk ke dalam negara Indonesia. Generasi muda jaman kini lebih suka mengikuti trend dari luar. Hal itu dibuktikan dengan mudahnya produk yang bermerek luar negeri sangat laku dipasaran dibandingkan dengan produk bermerek lokal. Generasi muda jaman kini menganggap bahwa penggunaan barang-barang dari luar negeri adalah sesuatu yang keren.

Sebagai contohnya melalui pendidikan karakter. Pendidikan karakter sendiri diartikan sebagai suatu usaha terencana yang dilakukan dengan sadar demi mendidik dan membangun karakter pribadi maupun kelompok yang baik sebagai warga negara.

Karakter yang baik sendiri meliputi jujur, toleransi, demokrasi, semangat kebangsaan, cinta tanah air, bersahabat, cinta damai, peduli lingkungan, dan saling menghargai. Untuk mencapai karakter baik tersebut tidak hanya bisa melalui pengenalan saja, akan tetapi diperlukan penanaman pula di dalam diri generasi muda.

Contohnya, kita sebagai generasi muda harus menyadari bahwa kita hidup di dunia berdampingan dengan orang lain yang memiliki suku, ras, dan agama yang berbeda-beda. Kita tidak boleh menyinggung perbedaan yang ada, akan tetapi kita harus menghargai perbedaan tersebut. Kemudian, kita juga harus menghargai teman-teman yang ada di sekitar kita dalam memberikan pendapat. Kita tidak boleh mencela, tetapi kita memberikan tanggapan dengan bahasa yang sopan supaya tidak menyakiti perasaan teman kita.

Kemudian, sebagai warga negara yang baik hendaknya kita mampu mengikuti kegiatan sosial kemasyarakatan dengan asas gotong royong dan cinta lingkungan sekitar. Cinta lingkungan ini dapat dilakukan mulai dari hal-hal yang kecil seperti tidak membuang sampah sembarangan, melakukan penghijauan, dan merawat tanaman dengan baik sehingga dapat menciptakan lingkungan yang bersih, nyaman, dan sehat.

Selain itu, usaha lain untuk meningkatkan rasa cinta tanah air bagi generasi muda adalaha mencari tahu apa saja kebudayaan yang ada disekitar kita. Kita bisa mencari informasi budaya tersebut melalui penelusuran pada masyarakat sekitar maupun dengan membaca buku keragaman budaya Indonesia.

Bangga memakai produk buatan dalam negeri juga merupakan salah satu cara yang bisa dilakukan anak muda untuk menunjukkan ras cintanya terhadap Indonesia. Dengan bangga memakai produk buatan Indonesia, kita ikut serta memajukan perekonomian bangsa.

Kemudian untuk mencintai tanah air juga dapat dilakukan dengn tidak menyebarkan berita hoax. Sebagai generasi muda yang lahir di era teknologi, kita pasti akrab dengan internet. Namun internet layaknya pedang bermata dua. Di satu sisi bisa memberikan dampak yang positif, namun di sisi lain bisa jadi bencana jika dipakai dengan cara yang salah. Sebenarnya internet bisa jadi sarana untuk menyalurkan rasa cinta terhadap Indonesia. Contohnya dengan tidak menyebarkan berita bohong atau hoax. Sebelum kita share sesuatu sebaiknya kita cek terlebih dahulu sumber beritanya dan kita pun tidak menyebarkan ujaran kebencian yang akan menyinggung orang lain.

Menuntut ilmu dengan sungguh-sungguh juga merupakan usaha untuk meningkatkan rasa cinta tanah air. Untuk pelajar dapat berpartisipasi dengan terus menuntut ilmu dengan tekun. Akan tetapi tidak hanya pelajar saja yang dianjurkan untuk menuntut ilmu. Semua kalangan masyarakat juga harus menuntut ilmu. Menuntut ilmu tidak terbatas usia, baik tua maupun muda harus terus menuntut ilmu.

Yang terakhir dan yang paling penting adalah menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Jangan pernah lupakan semboyan negara kita yang begitu indah yaitu, “Bhineka Tunggal Ika.” Masa depan bangsa Indonesia ada di tanggan generasi muda. Sebagai generasi muda kita harus menghargai setiap perbedaan yang ada. Jangan biarkan perbedaan itu membuat kita terpecah belah, tapi harus semakin kuat, karena itulah yang membuat negara kita istimewa. (Zahra/MA Al-Ishlah Jamanis)

Penulis : Rindya Amal Az-Zahra

Scroll to Top